Rabu, 15 April 2015

Jenis Jenis Manusia Purba Di Indonesia

Jenis Jenis Manusia Purba Di Indonesia Dan juga Ciri-cirinya - Area Penemuannya, Di Indonesia penelitian mengenai jenis-jenis manusia purba telah semenjak abad ke-18 M, dirintis oleh satu orang dokter Belanda bernama Eugene Dubois. Mula mula dia mengadakan penelitian di Sumatera Barat namun tidak membuahkan hasil, lalu dia pindah menuju Pulau Jawa. Di Pulau Jawa, dia berhasil menemukan fosil manusia purba di desa Trinil, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur kepada tahun 1891. 

Fosil Manusia Purba dia beri nama pithecanthropus erectus, yang artinya manusia kera yang berjalan tegak Penemuan fosil selanjutnya kepada tahun 1936 oleh Weidenrich. Dia menemukan fosil tengkorak anak di Lembah Sungai Brantas, desa Jetis, Mojokerto. Weidenrich menamakan fosilnya Pithecanthropus Robustus. Fosil sejenis jua didapatkan oleh von Koenigswald di Mojokerto, dia menyebutnya Pithecanthropus Mojokertensis.


Kepada penelitian dan juga penggalian arkeologis antara tahun 1936–1941, von Koenigswald berhasil menemukan fosil manusia purba. Diperkirakan fosil manusia purba tersebut adalah manusia tertua di Indonesia yang hidup satu hingga dua juta tahun yang lalu. Maka dari itu para pakar arkeologi menamakannya Meganthropus Palaeojavanicus, artinya manusia raksasa tertua dari Jawa. Meganthropus Palaeojavanicus hidup sezaman dengan Pithecanthropus Mojokertensis, namun tingkat kehidupannya lebih primitif.

Selanjutnya, didapatkan fosil-fosil manusia purba Indonesia, yang tingkat kemampuannya lebih tinggi dibanding jenis Pithecanthropus, yaitu jenis Homo Sapiens (manusia yang berpikir). Jenis manusia homo sapiens yang didapatkan di Indonesia, antara yg lain.

Jenis Jenis Manusia Purba Di Indonesia Dan juga Ciri-cirinya - Area Penemuannya

1. Meganthropus (Manusia Gede)

Meganthropus punya asal dari dua kata. Megas artinya gede ataupun raksasa dan juga anthropus artinya manusia. Jenis manusia purba Meganthropus didapatkan oleh Van Koenigswald kepada tahun 1936 di daerah Sangiran. Hasil penemuannya ini sering dikenal dengan nama Meganthropus Palaeojavanicus, artinya manusia raksasa dari Jawa. Jenis manusia ini memiliki rahang kuat dengan badan yang tegap. Mereka diperkirakan hidup dengan cara mengumpulkan bahan makanan, terutama tumbuh-tumbuhan. Meganthropus diperkirakan hidup sekitar dua hingga satu juta tahun yang lalu semenjak penelitian.

2. Pithecanthropus (Manusia Kera Berjalan Tegak)

Jenis Jenis Manusia Purba Di Indonesia - Pithecanthropus adalah jenis yang ter banyak didapatkan di Indonesia. Hasil penemuan di Indonesia, antara yg lain Pithecanthropus Erectus, Pithecanthropus Mojokertensis, dan juga Pithecanthropus Soloensis. Pithecanthropus Erectus artinya manusia kera yang berjalan tegak. Jenis ini didapatkan oleh Eugene Dubois tahun 1891 di Trinil. Pithecanthropus Mojokertensis didapatkan di Jetis dekat Mojokerto Jawa Timur oleh Von Koenigswald. Pithecanthropus Soloensis sementara tersebut didapatkan di Ngandong, lembah Bengawan Solo oleh Von Koenigswald, Ter Haar, dan juga Oppenoorth. Sejumlah ciri manusia Pithecanthropus, antara yg lain selaku berikut.

Ciri Ciri Manusia Purba Pithecanthropus:

Kepada tengkorak, tonjolan keningnya tebal.
Hidungnya lebar, dengan tulang pipi yang kuat dan juga menonjol.
Tinggi sekitar 165–180 cm.
Pemakan tumbuhan dan juga daging (pemakan segalanya).
Memiliki rahang bawah yang kuat.
Memiliki tulang pipi yang tebal.
Tulang belakang menonjol dan juga tajam.
Perawakannya tegap, mempunyai area perlekatan otot tengkuk yang gede dan juga kuat.

3. Homo

Jenis Jenis Manusia Purba Di Indonesia - Ada dua jenis fosil homo yang didapatkan di Indonesia, yaitu Homo Wajakensis dan juga Homo Soloensis.
Manusi Purba Homo Wajakensis berarti manusia dari Wajak. Eugene Dubois menemukan fosil ini kepada tahun 1889 di dekat Wajak, Tulungagung Jawa Timur. Homo Wajakensis diperkirakan men-jadi nenek moyang dari ras Australoid yang adalah penduduk asli Australia.
Manusia Purba Homo Soloensis adalah manusia dari Solo didapatkan di Ngandong, lembah Bengawan Solo antara tahun 1931–1934. Penemunya adalah Ter Haar dan juga Oppenorth. Kehidupan Homo Soloensis telah lebih maju dengan beragam tool untuk me-menuhi kebutuhan dan juga mempertahankan hidup dari beragam ancaman.

Ciri-ciri Manusia Purba homo:

wajah lebar dengan hidung yang lebar;
mulutnya menonjol;
dahinya jua masih menonjol, sekalipun tidak seperti jenis Pithecanthropus;
bentuk fisiknya telah seperti manusia kini;
tingginya 130–210 cm;
berat badan 30–150 kg;
hidupnya sekitar 40. 000–25. 000 tahun yang lalu.

Homo Soloensis dan juga Homo Wajakensis lalu mengalami perubahan. Jenis homo ini diberi nama Homo Sapiens. Homo Sapiens lebih sempurna dilihat dari cara berpikir walaupun masih amat sederhana. Homo Sapiens berarti manusia cerdas, diperkirakan hidup 40. 000 tahun yang lalu sesudah penelitian. Jenis ini-lah yang nanti-nya men-jadi nenek moyang bangsa Indonesia - sekian Jenis Jenis Manusia Purba Di Indonesia.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Jenis Jenis Manusia Purba Di Indonesia